Minggu , 19 November 2017
Beranda / Artikel / HANDLE PINTU BERGAGANG, PALING SESUAI UNTUK MANULA.

HANDLE PINTU BERGAGANG, PALING SESUAI UNTUK MANULA.

(TELAAH DI PUSAT KEGIATAN LANSIA AISYIYAH-SOLO)

Oleh :
SOLICHUL HADI A. BAKRI

Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Ergonomi-Fisiologi Kerja, Universitas Udayana – Bali
E-mail: shadibakri@uniba.ac.id

Abstrak

Suksesnya program keluarga berencana (KB) yang dimulai awal tahun 1970-an dan meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan masyarakat umum di Indonesia, berdampak terhadap peningkatan prosentase manula (manusia usia lanjut) dari tahun ke tahun. Banyak peralatan yang dipergunakan di rumah tangga masih kurang memperhatikan kemampuan dan kebolehan manula. Untuk itulah perlu perancangan produk yang memperhatikan hal-hal di atas. Kajian yang menyangkut kemampuan dan kebolehan manula di Indonesia sangat minim untuk dapat dijadikan patokan, untuk itulah penelitian pendahuluan tentang kesesuaian ‘handle’ pintu di Pusat Kegiatan Lanjut Usia Aisyiyah di Surakarta dapat memberikan arti bagi telaah manula. Fasilitas kegiatan ini diubahsuaikan dari ruang kelas pendidikan perawat, menjadi ruang tinggal manula dengan beberapa perubahan fasilitas pendukungnya seperti dapur, MCK, juga fasilitas lainnya. Observasi dilakuan terhadap seluruh populasi penghuni yang masih aktif yaitu sebanyak 13 wanita lansia. Diawali dengan pengukuran antropometri, pengukuran mikroklimat dan kesan/respon fisiologis uji coba penggunaan tujuh macam ‘handle’ pintu. Adapun hasil yang diperoleh dalam observasi adalah: (1) ubah suai ruangan yang semula kelas menjadi ruang tinggal manula membutuhkan penyesuaian fasilitas lanjutan, (2) di siang hari pada saat observasi dilakukan, suhu kering antara 28,7-30,0 0C, suhu basah 21,2-21,4 0C, dan indeks suhu bola basah (ISBB) 23,6-24,4 OC, (3) ‘handle’ yang dirasa paling sesuai dengan selera responden berbentuk bulat dengan warna keemasan (30,76%), (4) sedangkan untuk respon genggaman yang paling baik adalah, handle bergagang (31,54%), (5) kemudahan penggunaan anak kunci, pilihan terbanyak pada handle bergagang (35,38%), (6) secara keseluruhan daftar kuesioner ‘handle’ pintu bergagang paling sesuai untuk digunakan manula (31,92%), dan secara statistik ‘significant’ (p<0,05). Perancangan perkakas dengan pendekatan SHIP (sistemic, holistic, inter discipliner dan partisipatory) diperlukan mengingat kompleknya permasalahan manula yang akan dihadapi.

Kata kunci : Manula, ‘handle’, ergonomis.

Download Naskah

Cek Tulisan Berikut

Manajemen Risiko Kelelahan : Preskriptif versus Pendekatan Berbasis Risiko

Secara historis telah dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, meski tidak secara khusus untuk mengendalaikan kelelahan. …