Sabtu , 7 Desember 2019
Beranda / Tag Arsip : ergonomi

Tag Arsip : ergonomi

Organisasi Kerja

Organisasi kerja terutama menyangkut waktu kerja; waktu istirahat; sistem kerja harian/borongan; musik kerja dan insentif dapat berpengaruh terhadap produktivitas, baik langsung maupun tidak langsung. Manuaba (1990) menjelaskan bahwa jam kerja berlebihan, jam kerja lembur di luar batas kemampuan akan dapat mempercepat munculnya kelelahan, menurunkan ketepatan, kecepatan dan ketelitian kerja. Download …

Baca Selengkapnya »

Stress Akibat Kerja

Perubahan dari masyarakat industri menuju masyarakat informasi, teknologi manual menjadi teknologi tinggi (high tech and high touch), ekonomi nasional selalu dipengaruhi perubahan ekonomi dunia dll. Keadaan tersebut memaksa jutaan manusia harus berbenturan secara tiba-tiba dengan kejutan-kejutan masa depan (future shock) yang sebetulnya belum siap untuk menghadapinya. Kondisi tersebut ternyata banyak …

Baca Selengkapnya »

Desain Stasiun Kerja

Annis & McConville (1996) dan Manuaba (1999). Mereka menyatakan bahwa ergonomi adalah kemampuan untuk menerapkan informasi menurut karakter manusia, kapasitas dan keterbatasannya terhadap desain pekerjaan, mesin dan sistemnya, ruangan kerja dan lingkungan sehingga manusia dapat hidup dan bekerja secara sehat, aman, nyaman dan efisien. Sedangkan Pulat (1992) menawarkan konsep desain …

Baca Selengkapnya »

Pengertian dan Konsep Produktivitas Kerja

To make work more human Pada hakekatnya pembangunan yang sedang kita laksanakan adalah bertujuan untuk memanusiakan manusia, seperti halnya telah ditekankan dalam soglan ILO yaitu ‘To make work more human’. Manusia sebagai unsur utama pelaku pembangunan, harus merupakan titik sentral dari pembangunan itu sendiri. Download Materi : Konsep Produktivitas Kerja

Baca Selengkapnya »

Hiperkes dan Filosofi K3

Kesehatan Kerja adalah spesialisasi dalam ilmu kesehatan / kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan agar pekerja/masyarakat pekerja memperoleh derajat kesehatan sebaik-baiknya (dalam hal dimungkinkan; bila tidak, cukup derajat kesehatan yang optimal), fisik, mental, emosional, maupun sosial, dengan upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif terhadap penyakit/gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh pekerjaan dan/atau …

Baca Selengkapnya »